Di balik keberhasilan setiap kegiatan donor darah, selalu ada sosok yang bekerja dengan penuh keikhlasan. Salah satunya adalah Bapak Winarto, guru Yayasan Al Amin Tunggul Paciran Lamongan yang dikenal sebagai kordinator donor darah. Dalam mengemban amanah sebagai kordinator donor Darah, beliau aktif mengajak masyarakat, guru, santri, alumni, dan berbagai elemen untuk ikut serta dalam aksi kemanusiaan melalui donor darah.
Bagi Pak Winarto, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. Dengan semangat kebersamaan, beliau terus membangun kesadaran bahwa setetes darah dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain. Berkat dedikasi dan kegigihannya, kegiatan donor darah di lingkungan Yayasan Al Amin semakin berkembang dan mendapat sambutan luas dari masyarakat. Donor darah juga menjadi bagian penting dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat Lamongan.
Pengabdian yang dilakukan dengan tulus akhirnya membuahkan penghargaan. Dalam peringatan Hari Donor Darah Sedunia Tahun 2026, Pak Winarto menerima apresiasi dari UDD PMI Kabupaten Lamongan atas kontribusinya dalam menggerakkan donor darah sukarela. Penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, melainkan bukti bahwa keikhlasan dalam melayani sesama akan selalu menghadirkan manfaat yang besar bagi masyarakat.
Sosok Pak Winarto mengajarkan bahwa menjadi pahlawan tidak selalu harus tampil di garis depan, tetapi cukup dengan menghadirkan manfaat bagi orang lain. Semoga semangat beliau menjadi inspirasi bagi keluarga besar Yayasan Al Amin dan generasi muda untuk terus menanamkan nilai kepedulian, gotong royong, dan kemanusiaan. Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad). Semoga Allah Swt. senantiasa memberikan kesehatan, keberkahan, dan pahala yang berlimpah atas setiap pengabdian beliau. Aamiin.

